Lisan merupakan perangkat di dalam tubuh manusia yang bisa menimbulkan manfaat, namun sekaligus mudarat yang besar bila tak benar penggunaannya. Karena itu ada pepatah Arab mengatakan, salâmatul insan fî hifdhil lisân (keselamatan seseorang tergantung pada lisannya). Melalui kata-kata, seseorang bisa menolong orang lain. Dalam mahfuzat (kata mutiara) kita sering mendengar, salamatul insan fi hifdzil lisan yang berarti selamatnya seorang manusia terletak pada menjaga lisannya. Karena sesungguhnya banyak malapetaka yang disebabkan oleh lisan yang tidak terjaga, dan yang paling terbesar adalah menjerumuskan pelakunya kedalam neraka. Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan isi kandungan dari mahfudot: ‫ان‬ َ ِّ‫ظ ال ِل‬ َِ ‫س‬ َِ ‫ي ِ ِح ْف‬ َ ‫ان ف‬ َ ‫اإل ْن‬ َِ ‫س‬ ِ َ‫سالَ َمة‬ َ "Salamatul Insaani Fii Hifdzil Lisaani" Artinya: Keselamatan seseorang itu terletak pada menjaga lisannya Salamatul insan fi hifdzil lisan, selamatnya manusia tergantung bagaimana ia mampu menjaga lisannya. Allah SWT menyeru kepada kita untuk selalu berkata benar, niscaya Allah akan memperbagus amalan kita, mengampuni dosa kita dan menunjukkan kepada kita kemenangan yang besar: "Salamatul Insan Fi Hifdzil Lisan", sungguh selamatnya seseorang adalah ketika dia sanggup menjaga lisannya dari menyakiti orang lain Ketika seseorang menghina orang lain maka sudah pasti di hatinya timbul tinggi hati, merasa lebih baik dari yang di hina yang dengan itu akan mendatangkan dosa pada tanggal November 27, 2021 Teringat beberapa tahun yang lalu diberikan mahfudzot yaitu "Salamatul insan fi hifdzil lisan" yang memiliki arti bahwa, keselamatan manusia itu ada dalam seseorang menjaga lidahnya. Lidah memang tak bertulang, tetapi ketajamannya melebihi dari sebuah pedang. .

salamatul insan fi hifdzil lisan arab